hakikat cinta


bismillahirrahmanirrahim..

assalamualaikum warahmatullahiwabarokatuh

Allah adalah pemberi cahaya kehidupan. Maka barangsiapa yang mencintai cahaya(petunjuk) dan kebenaran,keadilan,keselamatan,dan kesejahteraan…

orang-orang yang Islam diperintahkan mencintai Allah sebagaimana disabdakan Rasulullah SAW:
“cintailah Allah,kerana Dialah yang memberi nikmatNya kepadamu.”

Dan Allah mengancam orang yang menyibukkan diri mencintai sesuatu daripada mencintai Allah dan rasulNya..
“katakanlah: Jika ayah-ayahmu dan putera-puteramu,saudara mu laki-laki, isteri2mu dan keluargamu dr pihak ayah,kekayaan yang kamu peroleh perdagangan yang kamu khuatirkan tidak laku,tempat kediaman yang kamu sukai, (jika semua itu) lebih kamu sukai daripada Allah dan RasulNya daripada jihad di jalan Allah,maka tunggulah sampai Allah datang dengan perintahNya”
-at taubah:24-

Cinta adalah ibadah.dan ibadah bertumpu pada rasa takut, berharap dan …cinta

Dzun Nun berkata: “sesungguhnya apabila seorang mukmin beriman kepada Allah, dan imannya kukuh, maka ia merasa takut kepada Allah. Apabila ia takut kepada Allah ,maka dari rasa takut ini, ia akan merasakan kehebatan dan keagungan Allah. Dan apabila dia rasa mengagungkan Allah sudah mantap, ,maka ia akan selalu taat kepadaNya. Bila ia selalu mentaatiNya, maka akan timbulllah pengharapannya. Jika ia berharap kepadaNya,maka akan timbullah rasa cinta. Dan bila cinta ini kukuh, maka timbullah rasa rindu. Bila telah timbul rasa rindu, maka akan timbullah rasa senang kepada Allah. Bila ia senang kepada Allah, maka timbulllah rasa tenang. Bila perasaanya selalu tenang,maka sama ada siang ataupun malam,sama ada dalam rahsia mahupun terang-terangan, ia akan selalu merasa nikmat.”

renung kan kembali, adakah kita sentiasa istiqamah dalm terus tetap mencintai dan mentaati Allah dalam meletakkanNya sentiasa di tempat pertama..

Imam al ghazali ketika membicarakan hakikat cinta manusia kepada Allah dalam bukunya Ihya Ulumuddin, berkata, “sesungguhnya pandangan batin lebih kuat daripada pandangan lahir, pencapaian hati lebih kuat dari mata, dan keindahan makna-makna yang difahami akal melebihi keindahan gambar-gambar lahiriah pandangan mata. Maka tidak ada yang dicintai sebenarnya menurut orang yang mempunyai penglihatan batin kecuali Allah Taala, dan tidak ada yang berhak dicintai selain Dia…

Selanjutnya beliau mengatakan,” sesungguhnya manusia itu adalah hamba kepada kebaikan, dan hati itu diciptakan dengan character menyintai orang yang berbuat baik kepadanya. Maka Allah Taala adalah Maha Berbuat Baik, Maha Memberi Nikmat dan Maha Memberi Kurnia:

“dan jika kamu hendak menghitung nikmat Allah, maka tidaklah kamu dapat menghitungnya”

di bawah adalah munajat penyair para wali,iaitu Syaikh Ali Aql.
“kuhentikan kecenderunganku,
untukku bermunajat kepada Ilahi,
kerana itu..hatiku menjadi rumah zikir,
kusunyikan hatiku,
dari bermunajat kepada selainNya,
dan jadikanlah ia bukit perkasa,
tak tergoncang oleh lainNya.

Aku bersegera kepadaNya,
kerana RINDU,
Tapi aku terdiam,
kerana CINTA,
Dan aku bicara mengagungkan,
Tiada perjalanan yang tertahan,
Dalam jaga aku RINDU,
Dalam mengantukku aku SUKA,
Dalam berjalanku ada ILMU,
Dalam berhentiku ada Rahsiaku.”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: