Aplikasi Interpretasi Peta Topografi dalam Speleologi

Interpretasi peta topografi dikenal sebagai salah satu mata kuliah di Jurusan Geologi. Pada dasarnya kita menggunakan geomorfologi terapan. Dimana penggunaan geomorfologi dapat dibagi dalam dua kelompok utama, pertama dalam berbagai pendekatan dasar dalam ilmu kebumian, kedua sebgai dasar penyelidikan sumber daya dan informasi dalam penilaian terhadap perencanaan, pengembangan, dan pemanfaatan lingkungan.
Penerapan geomorfologi dengan menggunakan interpretasi peta topografi untuk mendukung kegiatan speleologi, diantaranya adalah:
Membedakan daerah karst dan non karstik
Menggambarkan keadaan lapangan, misalnya tinggi bukit, kedalaman jurang, lembah, kedalaman sungai, hutan lebat, daerah terbuka, dll
Memperkirakan daerah yang potensial terdapat banyak gua
Memperhitungkan dan merencanakan cara sampai ke mulut gua dari pemukiman (access).
Menghitung drainage density, sehingga dapat diketahui daerah tangkapan air hujan (catchment area), sangat penting untuk peramalan bahaya banjir.
Menafsirkan jenis gua, ponor (air masuk) atau vacluse (air keluar) terhadap sungai bawah tanah.
Menafsirkan jenis gua, horisontal atau vertikal, berikut kondisinya (kedalaman, panjangnya, jumlah aliran air)
Untuk kepentingan eksploitasi, misal penentuan zonasi untuk gua-gua wisata, penentuan titik bor pada usaha eksploitasi sungai bawah tanah.
Pelacakan sistem perguaan
Bentuk fenomena karst yang nampak di permukaan buni :
1. Tanah regolith
Merupakan residu pelarutan yang mengandung FeO2 pada lantai gua ataupun dasar doline
2. Lapies
Menampakkan batuan kapur dalam bermacam relief kasar dengan selingan kesan bekas terjadinya pelarutan
3. Alur air permukaan (surface drainage)
4. Ponor
Tempat berakhirnya alir air pada alur permukaan
5. Sinkhole
Bentuk cekungan yang terjadi oleh proses pelarutan batu kapur atau sejenisnya yang terletak di bawah permukaan
6. Doline
Depresi yang terjadi oleh proses larutan dan runtuhan sinkhole, berbentuk bulat oval. Kedalamannya 2 m sampai 100 m. Diameternya 10 sampai 1000 m.
7. Uvala
Merupakan lahan cekungan memanjang berbentuk oval akibat proses berkembangnya bentuk dan ukuran doline. Baik proses pelarutan maupun runtuhnya dinding doline. Kedalamannya 100 sampai dengan 200 m.
8. Polje
Cekungan di daerah kapur yang mempunyai drainage di bawah permukaan. Terjadi dari perluasan uvala karena proses solusi dan collapse
9. Hum
Penampakan residual dari uvala yang meluas akibat proses collapse dinding akibat korosi, pelapukan, dan beban air hujan.
10.Vaucluse
Gejala karst yang berbentuk lubang tempat keluarnya aliran air tanah
11. Karst window, natural bridge
Hasil pelarutan dan erosi batuan oleh air yang mengalir
12. Gapura/ pintu gua
Terjadi dari tingkat kemajuan peristiwa fisis (erosi dan collapse)

Identifikasi pencirian adanya mulut gua dari interpretasi peta topografi, foto udara:
pola aliran yang terputus, baik aliran periodik maupun aliran semua musim. Bentuk : Swallow hole (hilangnya aliran sungai / air), resurgence (tempat munculnya kembali aliran air ke permukaan, bisa sungai, bisa spring (sumber air /mataair). Ciri morfologi permukaan: dari peta topografi atau foto udara terlihat aliran sungai yang terputus. Untuk swallow hole, aliran air masuk menghilang kebawah permukaan tanah melewati mulut gua. Untuk resurgence dan spring, aliran air muncul dari bawah tanah melewati mulut gua.
scarp, escarpment. Bentuk : resurgence, spring, fosile, Ciri morfologi permukaan : adanya tebing akibat sesar.
pothole, shaft, dome pit. Dapat diidentifikasi di lapangan dan foto udara. Bentuk : lobang sumuran, celah vertikal. Ciri morfologi permukaan : tidak tentu.

closed depression (uvala, cockpit, doline/ sinkhole). Bentuk: lembah-lembah karst yang tertutup

Identifikasi pencirian adanya mulut gua di lapangan:
vegetasi lebih lebat atau dengan jenis tumbuhan yang berbeda dengan vegetasi endemis disekitarnya.
kelelawar, burung sriti, burung walet yang menuju atau dari satu titik daerah tertentu.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: